Top Stories

Blogger templates

CCTV

Blogroll

Featured 1

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 2

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 3

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 4

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Monday, 7 December 2015

xampp for akasia

silahkan download xampp-win32-1.8.3-3-VC11_2
http://sourceforge.net/projects/xampp/files/XAMPP%20Windows/1.8.3/


Tuesday, 13 October 2015

Info Terbaru seputar PUPNS 2015

Tuesday, 7 July 2015

Mistik Waduk Sermo

Monday, 25 May 2015

Ganbatte kids!!!

wkwkwkwwkk : that's is strange

wkwkwkwwkk : that's is strange

Monday, 18 May 2015

Juara I Lomba Menyanyi Kabupaten

Black and White Fighting

Thursday, 7 May 2015

"Guru Galau" Menyanyi di Kantor

Kucing Hitam Main Daun1 : Pusssssssss...pusssss

Little Funny "Black Pussycat" : Main petak umpet

Tuesday, 5 May 2015

Membuat ice cream "Tutorial Kitchen Stuff1 : Masak Air"

Membuat ice cream "Tutorial Kitchen Stuff1 : Masak Air"

Little Funny "Black Pussycat" : Main petak umpet

Kucing Hitam Main Daun1 : Pusssssssss..

Wednesday, 29 April 2015

Ramainya : Tambakrejo Bersholawat

Saturday, 25 April 2015

Kenapa bisa kebalik ??? "Latihan Rutinan @ Musholla Nurul Huda Tambakrejo"

Rangkai Slide Saya

Friday, 24 April 2015

Pantomim Alvinda VS Wisnu

Wednesday, 22 April 2015

Septian Dwi Cahyo @oseptian04

Tuesday, 21 April 2015

AL MUQORROBIN 2014 03 TAMBAKREJO MAHALLUL QIYAM SRAKAL

Aku Bangga Jadi Anak Indonesia karya SBY

Sunday, 19 April 2015

Geguritan Juara II Kabupaten

Latihan Rebana 2 : SD 2 Purwosari Patebon

Latihan Rebana 2

Rebana Tim Al Khoiri SD 2 Purwosari

Thursday, 9 April 2015

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 154 TAHUN 20 1 4 TENTANG RUMPUN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI SERTA GELAR LULUSAN PERGURUAN TINGGI

Menelusuri Sejarah Perpustakaan Dari Masa Sebelum Masehi Hingga Yunani dan Arab


0S           Perjalanan perpustakaan diperkirakan sudah ada sejak 5000 tahun yang lalu, perpustakaan memiliki beberapa prinsip yaitu diciptakan oleh masyarakat, dipelihara oleh masyarakat, terbuka untuk semua orang, harus berkembang dan pengelolaannya harus orang yang berpendidikan (Lasa, 2009:263). Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya kitab atau buku. Perpustakaan dalam bahasa Arab berarti maktabah, bibliotheca (bahasa Italia), bibliotheque (bahasa Perancis), bibliothek (bahasa Jerman), bibliotheek (bahasa Belanda)(Lasa, 2009:262). Akar kata library adalah liber (bahasa latin) artinya buku, sedangkan akar kata bibliotheek adalah biblos yang artinya buku (Yunani), sebagai bentuk lanjut perkembangan kata ini, dalam kehidupan sehari-hari sering dikenal Bible artinya Alkitab. Dengan demikian istilah perpustakaan selalu dikaitkan dengan buku atau kitab. Jadi tidak mengherankan apabila definisi perpustakaan selalu mengacu pada buku dan segala aspeknya (Sulistyo-Basuki, 1994:2).
Sebuah perpustakaan mempunyai ciri-ciri dan persyaratan tertentu seperti tersedianya ruangan atau gedung yang digunakan khusus untuk perpustakaan, adanya koleksi atau bahan bacaan dan sumber informasi lainnya, adanya petugas yang menyelenggarakan kegiatan dan melayani pengguna perpustakaan, adanya komunitas masyarakat pengguna perpustakaan, diterapkan suatu sistem atau mekanisme tertentu yang merupakan tata cara, prosedur, dan aturan agar segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan perpustakaan dapat berjalan dengan lancar, adanya sarana dan prasarana yang diperlukan antara lain; meja, gedung, komputer, dan lain-lain (Sutarno, 2006:12).
Perpustakan merupakan sistem informasi yang dalam prosesnya terdapat aktivitas pengumpulan, pengolahan, pengawetan, pelestarian, dan penyajian (Lasa, 2009:262). Menurut Sulistyo-Basuki perpustakaan adalah kumpulan buku atau akomodasi fisik tempat buku dikumpulsusunkan untuk keperluan bacaan, studi, kenyamanan ataupun kesenangan. Jadi konsep perpustakaan mengacu pada bentuk fisik tempat penyimpanan buku maupun sebagai kumpulan buku yang disusun untuk keperluan pembaca. Sedangkan menurut Qalyubi dkk (2007:4) perpustakaan secara konvensional adalah kumpulan buku atau bangunan fisik tempat buku dikumpulkan, disusun menurut sistem tertentu untuk kepentingan pemakai. Adapun didalam Undang-Undang no 43 tahun 2007 (2010:75) perpustakaan memiliki pengertian yaitu institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, atau karya rekam secara profesional dengan sistem baku memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka. Menurut Laugu (2011: 207) bahwa perpustakaan bukan hanya berorientasi besar atau kecilnya koleksi yang dimiliki, melainkan koleksi yang ada harus digunakan meskipun hanya satu buku atau bahkan satu huruf saja, hal itu sudah dapat disebut sebagai perpustakaan. Dan lebih lanjut lagi Laugu (2011:185) mengatakan bahwa perpustakaan harus memberikan pengaruh kepada masyarakat karena kemajuan masyarakat menunjukkan kemajuan perpustakaan baik dalam bidang ilmu pengetahuan,budaya, sosial dan lainnya dan begitu sebaliknya. Jadi perpustakaan dapat dikatakan sebagai koleksi yang terdiri dari satu atau beberapa buku yang digunakan oleh pengguna, sehingga memberikan pengaruh atau manfaat bagi pengguna yang menggunakan koleksi perpustakaan. Pada dasarnya perpustakaan merupakan bagian dari budaya suatu bangsa, khususnya yang berkenaan dengan budaya literasi, budaya baca, budaya tulis, dokumentasi dan informasi. Dan kebudayaan itu sendiri dapat diartikan sebagai hasil cipta, karsa dan karya manusia, yang terjadinya membutuhkan waktu dan proses panjang, setelah diadaptasi, diuji, dikaji dan diterima oleh masyarakat. Perpustakaan merupakan salah satu simbol peradaban umat manusia, sehingga masyarakat yang telah memiliki perpustakaan yang berkembang baik dan maju, maka masyarakat itulah yang diindikasikan sebagai masyarakat yang berperadaban tinggi (Sutarno, 2006:14-15).
Sejarah perkembangan perpustakaan telah dimulai jauh sebelum Masehi. Perkembangan perpustakaan diwarnai dengan perkembangan peradaban dan kebudayaan manusia itu sendiri (Nurhadi, 1983:15). Perpustakaan yang kita kenal seperti sekarang ini adalah lebih tua daripada kertas, buku dan mesin cetak. Sebab perpustakaan telah ada jauh sebelum benda-benda tersebut ditemukan orang. Perkembangan perpustakaan diperkirakan diawali dengan berkembangnya budaya dan pengenalan bentuk huruf-huruf sebagai formulasi suara atau bahan komunikasi. Huruf-huruf tersebut kemudian dirangkai menjadi kata-kata yang mengandung arti tertentu. Sementara kata-kata dirangkai menjadi kalimat, kalimat yang sempurna disusun menjadi alinea, tulisan baik berupa artikel, kumpulan tulisan naskah, deskripsi maupun buku sebagai formulasi yang lengkap. Pada awal mulanya koleksi perpustakaan terdiri dari tulisan-tulisan pada papirus, perkamen, daun lontar, tablet tanah liat, gulungan-gulungan tulisan dan benda-benda lain. Berbagai macam tulisan itulah yang dikumpulkan, disimpan, dan dipergunakan oleh masyarakat sebagai sumber ilmu pengetahuan dan informasi bagi masyarakat. Hal tersebut kemudian berproses dan berkembang secara bertahap sesuai dengan perkembangan kebudayaan manusia yang kemudian perkembangan perpustakaan dapat kita lihat dan digunakan seperti sekarang ini. Dengan melihat perkembangan perpustakaan dapat dikatakan bahwa perpustakaan menjadi rantai masa lalu, pijakan bagi kehidupan manusia di masa sekarang dan merupakan pembimbing untuk melangkah ke masa depan (Sutarno, 2006:13-15). Sejarah mencatat, bahwa terdapat sejumlah perpustakaan yang pernah didirikan oleh manusia yaitu:
1. Masa Sebelum Masehi
Perpustakaan yang paling awal ada di kota Nivine dibangun sekitar tahun 669-636 SM. Kemudian perpustakaan kerajaan Babylonia dan Assyria yang memiliki kira-kira 10.000 bahan pustaka berupa tablet tanah liat karya Raja Ashurbanipal Raja Assyiria. Selanjutnya perpustakaan di kuil Horus, Mesir yang didirikan sekitar tahun 337 SM yang koleksinya berupa gulungan papirus yang berisi tentang ilmu astronomi, agama dan perburuan (Sutarno, 2003:3).
2. Masa Yunani Kuno
Peradaban Yunani mengenal tulisan Mycena sekitar 1500 SM, kemudian tulisan tersebut lenyap. Sebagai penggantinya, orang Yunani menggunakan 22 aksara temuan orang Phoenicia, kemudian dikembangkan menjadi 26 aksara seperti yang kita kenal sekarang. Perkembangan perpustakaan Yunani mencapai puncaknya pada masa Abad Hellenisme yang ditandai dengan penyebaran ajaran dan kebudayaan Yunani. Perpustakaan yang terkenal adalah perpustakaan Alexandria yang memiliki 700.000 gulungan koleksi pada abad pertama SM yang koleksinya adalah teks Yunani dan manuskrip segala bahasa dari semua penjuru dunia. Semua gulungan papirus ini disunting, disusun menurut bentuknya, dan diberi catatan untuk disusun menjadi sebuah bibliografi sastra Yunani yang semuanya itu disusun oleh semua pustakawan perpustakaan Alexandria yang mereka adalah ilmuwan ulung yang ahli dalam bidangnya (Sulistyo-Basuki, 1991:23).
3. Masa Roma dan Byzantium
Kebudayaan Yunani mempengaruhi kehidupan budaya orang Roma, ini terbukti banyak orang Roma yang mempelajari sastra, filsafat dan ilmu pengetahuan Yunani. Pada waktu itu, Julius Caesar memerintahkan agar perpustakaan terbuka untuk umum, sehingga perpustakaan tersebar ke seluruh kerajaan Roma. Saat itu, muncul bentuk buku baru yaitu codex yang merupakan kumpulan parchmen, diikat serta dijilid menjadi satu seperti buku yang kita kenal sekarang. Codex digunakan secara besar-besaran pada abad ke-4. Perpustakaan Roma mengalami kemunduran tatkala kerajaan Roma mulai mundur, perpustakaan lenyap karena serangan orang-orang barbar yang tersisa hanya perpustakaan biara.
Ketika Kaisar Konstantin Agung menjadi raja Kerajaan Roma Barat dan Timur pada tahun 324. Raja memilih ibukota di Byzantium, yang diubah menjadi Konstantinopel yang kemudia didirikan perpustakaan kerajaan yang menekankan karya Latin karena bahasa Latin menjadi bahasa resmi hingga abad ke-6. Koleksi perpustakaan menjadi bertambah dengan adanya karya Kristen dan non-Kristen baik dalam bahasa Yunani maupun Latin yang mencapai 120.000 buku (Sulistyo Basuki, 1991:23-24).
4. Masa Arab
Agama Islam muncul pada abad ke-7 yang kemudian Islam menyebar kedaerah sekitar Arab dan dengan cepat pula pasukan Islam menguasai Syria, Babylonia, Mesopotamia, Persia, Mesir, seluruh bagian utara Afrika serta sampai di Spanyol. Dalam abad ke-8 dan ke-9, ketika Konstantinopel mengalami kemandegan dalam karya sekuler, maka Baghdad berkembang menjadi pusat kajian karya Yunani. Ilmuwan Muslim mulai mempelajari dan menerjemahkan karya filsafat, pengetahuan, dan kedokteran Yunani ke dalam bahasa Arab, juga dari versi bahasa Syriac ataupun Aramaic (Sulistyo-Basuki, 1991:24) .
Perpustakaan pada waktu itu, disamping menjadi tempat penyimpanan buku dan pelayanan publik, juga berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pengetahuan. Perpustakaan yang terkenal yaitu perpustakaan Bait al-Hikmah yang mengalami masa kejayaan pada pemerintahan Khalifah al-Ma’mun pada tahun 815 Masehi (Qalyubi dkk, 2007:51). Kemunduran perpustakaan diawali dengan kevakuman dan kemunduran Islam, juga karena serangan dari pihak musuh-musuh Islam seperti tentara Mongol dan Tar-Tar yang merampas dan menghancurkan perpustakaan Islam, sehingga perpustakaan hancur dan umat Islam mengalami kemerosotan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang sangat signifikan.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sejarah perpustakaan dari masa ke masa, banyak terjadi perubahan yang menghambat dan menguntungkan dalam proses perkembangan sebuah perpustakaan. Perpustakaan mencerminkan kebutuhan sosial, ekonomi, kultural dan pendidikan suatu masyarakat (Sulistyo-Basuki, 1991:25). Sehingga perkembangan sebuah perpustakaan, tidak terlepas dari perkembangan masyarakat itu sendiri, karena kondisi perkembangan masyarakat sangat mempengaruhi perkembangan sebuah perpustakaan.
 
Daftar Pustaka
Lasa Hs. 2009. Kamus Kepustakawanan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.
Laugu, Nurdin.2011. Islam dan Ilmu Keadaban: 50 Tahun Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga.Yogyakarta: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya dan Penerbit Belukar.
Nurhadi, Muljani A.1983. Sejarah Perpustakaan dan Perkembangannya di Indonesia. Yogyakarta:Andi Offset.
Qalyubi, Syihabuddin, dkk (Ed). 2007. Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta: Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta .
Sulistyo-Basuki. 1994. Periodesasi Perpustakaan Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sutarno.2003.Perpustakaan dan Masyarakat.Jakarta:Yayasan Obor Indonesia.
______.2006. Perpustakaan dan Masyarakat.Jakarta:Sagung Seto.
______.2008.1 Abad Kebangkitan Nasional 1928-2008&Kebangkitan Perpustakaan. Jakarta:Sagung Seto.
Undang-Undang Republik Indonesia No.43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan. 2010.Yogyakarta:Pustaka Timur.

Monday, 6 April 2015

Senayan Library Management System (SLIMS)

Download Page

Senayan (source)

SLiMS 7 (Cendana)
(Linux/UNIX compatible source)
(TAR.GZ MD5SUM, TAR.GZ SHA1SUM), 21 November 2013
Features related:
----------------------------
Added: Persian translation
Added: Cendana Responsive template
Added: Comment field in OPAC
Added: Membercard generator by Jushadi
Added: Tooltip in New Bibliography field
Added: New theme for SLiMS 7 Cendana
Added: Label, barcode, and member card settings from within the SLiMS adminstration page
Added: Keyword suggestion using Enchant library
Added: Since Meranti, Google voice search in OPAC using Google Chrome browser
Added: Google voice search for search in OPAC with Google Chrome browser using mobile device
Fixed: Bugs in Custom Reports
Fixed: LDAP auth error
Modified: Type ahead value for Publisher, Publishing Place, Classification
SLiMS 5 (Meranti) (MD5SUM, SHA1SUM), 12 September 2012
Features related:
----------------------------
Added: self-healing for corrupted database.
Added: Web-based SLiMS installer
Added: New Template for Admin and OPAC. For old templates can be downloaded from https://github.com/slimstemplate.
Added: Z39.50 SRU: Search/Retrieval via URL
Added: OAI/PMH support (server).
Added: Statement of Responbility field in bibliographic form.
Added: Item(s) code generator
Added: Integrated Classification in Subject field
Added: Catalog card printing
Added: Search result clustering :)
Added: Brazilian Portuguise language
Added: remove orphaned publisher and place
Added: Import MARC data
Added: Member photo capture foto directly from membership form.
Added: keyboard shortcut to modules and submodules.
Added: option to not counting fines in holiday.
Added: Alternative to barcode printing using zend barcode
Added: Improvised mobile apps view
Fixed: Bugs in import/export of bibliographic and item data.
Fixed: Missing filter in item usage statistics on Reporting module
Fixed: Bugs in XML result
SLiMS/Senayan 3 Stable15 (Matoa) (MD5SUM, SHA1SUM), 25 Agustus 2011
Features related:
----------------------------
- Fixed: Loan receipt always pop even when there are no circulation transactions
- Added: User no need to modify sysconfig.inc.php to make local customization. It is also not recommended. Use sysconfig.local.inc.php instead.
- Added: Download Loan History and current loan for member (in member login).
- Fixed: improve image viewer handling using OpenHTMLpop.
- Added: lib/minigalnano/createthumb.php for alternative in thumbnail generating to phpThumb. Including modify it to meet slims need: flexible width/height resize and caching.
- Added: UCS is now separated package from SLiMS distribution.
- Fixed: remove UCS variables from SLiMS distribution.
- Added: Author and Topic/Subject structure changes.
- Fixed: change unique key for master topic table.
- Fixed: add author year field for author master table in SQL install script.
- Fixed: install and upgrade script fix.
- Fixed: change classification to call number in item list.
- Fixed: update SQL statement in biblio for publish_year and year in search_biblio.
- Fixed: change 'series' to series_title in install/senayan/sql for search_biblio Table.
- Fixed: biblio index error on series title search.
- Fixed: upgrade script for stable15.
- Fixed: search error on publisher.
- Fixed: ajax history error after saving data and causing wrong page to display.
- Fixed: error on system backup because of already defined constant.
- Fixed: removing urlencode function usage.
- Fixed: bugs fixing for series_title in custom frontpage.
- Added: improve XML mods based support in SLiMS.
- Added: Add tools for searching orphaned topic/author in masterfile module.
- Added: Add Email support for sending notification in due date warning and overdue list (using PHPMailer Library).
- Added: Thai language.
- Added: Bengali Language.
- Added: 74% arabic translation.
- Fixed: terrafirma template and language file (id_ID).
- Fixed: AJAX circuation error on circulation transaction.
- Fixed: birthdate exp on membership.
- Added: update security.
- Added: set item status to missing when finishing stocktake.
Senayan 3 Stable14 (Seulanga) (MD5SUM, SHA1SUM), 5 Juni 2010, 24 Juni 2010 (patch1)
Features related:
----------------------------
- Fixed : Expiration date checking in membership management & circulation transaction.
- Fixed : Print receipt in circulation transaction.
- Added : Union Catalogue Server (more stable for production use)
- Added : Peer-to-peer cataloging service
- Added : Custom fields for bibliographic data/Bibliography module (experimental)
- Added : Custom fields for membership data/Membership module (experimental)
Senayan 3 Stable13 Patch 2 (MD5SUM, SHA1SUM), 24 Maret 2010
Features related:
----------------------------
- Fixed : Loan by classification reporting for non-decimal class
- Fixed : OPAC search error when searching with GMD or Collection type containing more than one word
- Fixed : Non-decimal class total titles and items in Custom Recapitulation reporting
- Fixed : Holiday calculation bugs in Circulation (critical)
- Added : Espanol/Spanish translation (Jhon Felipe Urrego Mejia)
- Added : Arabic translation (Rasyid Ridho)
- Added : SWF Document Viewer
- Added : Circulation transaction receipt when transaction is finished
- Added : Bibliographic item data export and import features
- Added : Union Catalogue Server (experimental)
Senayan 3 Stable12 Patch 3 (MD5SUM, SHA1SUM), 10 Desember 2009
Features related:
----------------------------
- Added : Member login in OPAC
- Added : File download limitation based on Member type
- Added : new public template (igos & terrafirma)
- Added : new admin template (igos)
Senayan 3 Stable11 (MD5SUM, SHA1SUM), 17 Oktober 2009
Features related:
----------------------------
- Added : Change Loan Date and Due Date manually in circulation transaction (if enabled)
- Added : Replaced language constants with gettext (thanks a lot to Tobias Zeumer).
- Added : German SQL (translates all default data).
Senayan3-stable9 telah dirilis dan bisa didownload di http://senayan.diknas.go.id/web/?q=node/1. Perbaikannya antara lain:
- Added : Stock Take, List only item for current logged in user in current stock take and Upload item code list.
- Added : Label on Bibliographic records can have URL.
- Added : German translations from Tobias Zeumer.
- Added : security enhancement for language switch in sysconfig.
- Fixed : Some Javascripts code optimized.
- Fixed : date handling on holiday settings.
- Fixed : Biblio detail metadata notes field is now HTML stripped in OPAC's record detail
- Fixed : Skip stock take on item status not working when Stock take initialize.
- Fixed : Paging in loan rules.
- Fixed : Forcing UTF8 for MySQL/HTTP
- Fixed : Session cookies revision.
- Fixed : Simbio Form Table.
- Fixed : Fines list bugs in circulation.
- Fixed : Optimized OPAC's search engine.
- Fixed : Custom reports date filter.
- Fixed : AJAX error in Item Barcode Generator.
- Fixed : Mobile browser detection utility
- Fixed : many untranslated string, thanks to Tobias Zeumer
Senayan 3 Stable10 - Patch1 (MD5SUM, SHA1SUM), 22 Juli 2009
Features related:
----------------------------
- New feature: MODS (Metadata Object Description Schema) XML format
- New feature: Z3950 bibliographic data service
- New feature: Multimedia viewer
- New feature: multiple file upload
- New feature: booleans operator in OPAC and bibliography
- Improvement: Enhanced advanced search
- Bugs fixing: duplicate item code warning in Item data form
- Improvement: New Custom Report - Item Usage and Loan By Class
- Improvement: Record number to show option in custom reports
- New feature: PHP-based template system
- New feature: Robots support for third-party indexing engine
- New feature: Serial control management
- Bugs fixing: in stocktaking for location filter
- New Feature: Mobile browsing support
Senayan 3 Stable9 (MD5SUM, SHA1SUM), 7 April 2009
Features related:
----------------------------
- A lot of improvements related with security issues.
- Added new security patch using Apache .htaccess. So it means that it only works with Apache web server. So it is recomended to use Senayan with Apache web server.
- Added new security patches in AJAX request in item_list.
- Some options to add more advanced AJAX Security.
- Option to custom base url on search result (useful to implement filesystem-based web caching)
- Simple content management system to create non-collection information
- Options to customize senayan OPAC frontpage
- Features to promote collections to frontpage
- Feature to add header info only in frontpage
- Bugs fixing in printing customization
- Bugs fixing in displaying background image for some template
- Added new template (invention)
Senayan 3 Stable8 (MD5SUM, SHA1SUM), 14 Maret 2009
Features related:
----------------------------
- Added new custom result field in OPAC search result
- Bug fixed in security vulnerability, enable attacker to inject HTML in OPAC search query and XSS attack
- New reporting summary based on class and staff activities
- Feature for duplicating call number to data item.
- Printing membership card.
- Configurable label, barcode, and membership card printing per template.
- Bug fixing in expiry of collection reservation.
Senayan 3 Stable7 (MD5SUM, SHA1SUM), 13 Januari 2009
Features related:
----------------------------
- Added new holiday date range in Holiday Setting
- Added new CLEAR LOGS for clearing full/bloated System Log
- Added new Inventory Code field in item data form
- Added new Currency field in item data form
- Improved document label and barcode printing
- Bug fixed on Javascript AJAX Drop down menu
- Feature of for saving logs
- Bug fixed in searching item for checked-out item list.
- Bug fixed in importing bibliographic data
- Bug fixed in printing call number label
- Added new filter in reporting
- Added new reservation list (circulation)
Senayan 3 Stable6 (MD5SUM, SHA1SUM), 21 September 2008
Features related:
----------------------------
- Bug fixed for changing template from global configuration interface
Senayan 3 Stable5 (MD5SUM, SHA1SUM), 18 Agustus 2008
Feature related:
----------------------------
- Improvement in javascript codes
- Template file and CSS refinements
- Improvement in record detail for showing item list and its due date
- Improvement on bootstrap file (index.php) behaviour
- Added new template "blue" by Eddy Subratha
- Improvement holiday count in overdue
- Added new Implementation of overdue grace periode for circulation
- Bug fixed on backup proccess for wrong paging library inclusion
- Update in translation by Wardiyono (wynerst@gmail.com)
- Added new version information
- Improvement in AJAX handling for drop down box
- Added New Grace Periode for overdue on circulation
- Added New Language selection in OPAC
- Added New OPAC template "blue" by Eddy Subratha
- Improvement in default templates
Senayan 3 Stable4 (MD5SUM, SHA1SUM), 1 Juni 2008
Features related:
----------------------------
- Fixed bug in paging
- Improved login sessions handling
- Fixed bug when search at overdue list on circulation module
- Fixed bug in holiday year
- multi-language support (80% finished)
Senayan 3 Stable3 (MD5SUM, SHA1SUM), 24 April 2008
Features related:
----------------------------
- Better support for Secure connection (configurable SSL activation)
- Fixed bug in changing user profile for administrator
- Fixed bug in overdue warnings at admin home page for not showing the right counts
- Fixed bug on sessions timeout handling
- Fixed bug on upload error because of filename contain single or double quote characters
- Fixed bug on checking ID field for showing FORBIDDEN ACCESS when others computer trying set ID Field in form
- Fixed bug on print counters for Label Prints and Item Barcodes Print
- Fixed bug in deleting collection type
- Fixed bug in string handling
- Added new in Circulation transaction, Fines values automatically displayed in Loan List, without having to return
  or extend loan first
- Added new Subject, Series Title in OPAC's Record Detail
- Added new in OPAC's Record Detail, Each Author Name and Subject Term are hyperlinked to related document
- Added new master file document language
- Added new expired member list in membership module
- Added new improvement in security handling
- Added new authority level for Author and Topic/Subject
- Added new improvement on bibliographic import and export tools
- Added new improvement on stock take modules
- SQL script for upgrading the database structure from stable2 to stable3
Senayan 3 Stable2 (MD5SUM), 21 Maret 2008
Features related:
----------------------------
- Fixed bug in changing user profile for empty password
- Fixed bug in record detail for not showing GMD/Medium data
- Fixed bug in green OPAC template
- Fixed bug in Reporting module at Membership section
- Fixed bug in login proccess for User that belongs to any User Group
- Fixed bug in System Logs's searching
- Fixed bug in Stock Take's searching
- Added new overdue warnings at admin home page
- Added new warnings for ON LOAN or INVALID item code
- Added new Detail for stock take history

Senayan 3 Stable1 (MD5SUM), 13 Maret 2008
Features related :
----------------------------
- New built-in system logs.
- New features and bugs fixed on templating system.
- New Document Labels printing on "bibliographic" module, based on Call Number.
- New Item barcode generator printing on "bibliographic" module.
- New Partial stock taking proccess on "stock_take" module.
- New overdue detail in Overdue list on "circulation" module.
- New Item Status mode allow you to set certain action for some Item Status, such as "Loan Forbid".
- New Login Session timeout.
- Few new options in global configuration options.
- Warning system in admin home for some application settings.
- Bugs fixed on "master_file" module.
- Bugs fixed on "stock_take" module.
- Bugs fixed on "system" module.
- Bugs fixed on security issues.
- Bugs fixed on many part of circulation module.
- Added "Location" and "Availaibility" field in OPACs record detail.
- Added "location" field for advanced search in OPAC to narrow search scope in specific location.
- Added "size" option in Barcode generator.
Database related :
------------------------
- Added new "member_since_date" field in "member" table.
- Added new "source" field in "item" table.
- Added new "report_file" field in "stock_take" table.
- New table "system_log" in database for storing system logs.
- "publish_place" field changed to "publish_place_id" (foreign key to mst_place table) field in "biblio" table.
- Re-ordering of "input_date" and "last_update" fields in "biblio" table.

Portable Senayan (For Windows)

Portable SLiMS/psenayan-7-Cendana (based on slims7-cendana), 21 November 2013
Portable SLiMS/psenayan-5-update3(Meranti) (based on SLiMS/senayan5/Meranti, 2013
Portable SLiMS/Senayan 3.14 (based on SLiMS/senayan3 stable15/Matoa, MD5SUM, SHA1SUM), 25 Agustus 2011
Portable Senayan 3.13 (based on senayan3 stable14/Seulanga, MD5SUM, SHA1SUM), 24 Maret 2010
Portable Senayan 3.12 (based on senayan3 stable13 patch2, MD5SUM, SHA1SUM), 24 Maret 2010
Portable Senayan 3.11 (based on senayan3 stable12, MD5SUM, SHA1SUM), 24 November 2009
Portable Senayan 3.10 (based on senayan3 stable11, MD5SUM, SHA1SUM), 17 Oktober 2009
Portable Senayan 3.9 (based on senayan3 stable10 - Patch1, MD5SUM, SHA1SUM), 22 Juli 2009
Portable Senayan 3.8 (based on senayan3 stable9, MD5SUM, SHA1SUM), 7 April 2009
Portable Senayan 3.7 (based on senayan3 stable8, MD5SUM, SHA1SUM), 14 Maret 2009
Portable Senayan 3.6 (based on senayan3 stable7, MD5SUM, SHA1SUM), 13 Januari 2009
Portable Senayan 3.5 (based on senayan3 stable6, MD5SUM, SHA1SUM), 21 September 2008
Portable Senayan 3.4 (based on senayan3 stable5, MD5SUM, SHA1SUM), 18 Agustus 2008
Portable Senayan 3.3 (based on senayan3 stable4, MD5SUM, SHA1SUM), 1 Juni 2008
Portable Senayan 3.2 (based on senayan3 stable3, MD5SUM, SHA1SUM), 24 Maret 2008
Portable Senayan 3.1 (based on senayan3 stable2, MD5SUM), 21 Maret 2008
Portable Senayan 3.0 (based on senayan3 stable1, MD5SUM), 13 Maret 2008

Digitalisasi Perpustakaan

Tantangan baru teknologi informasi khususnya untuk para penyedia informasi adalah bagaimana menyalurkan informasi dengan cepat, tepat dan global. Perpustakaan sebagai salah satu penyedia informasi yang keberadaannya sangat penting di dunia informasi, mau tidak mau harus memikirkan kembali bentuk yang tepat untuk menjawab tantangan ini. Salah satunya adalah dengan mewujudkan digital library yang terhubung dalam jaringan komputer.

Digital Library atau perpustakaan digital adalah suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protocol elektronik melalui jaringan komputer.
Istilah digital library sendiri mengandung pengertian sama dengan electronic library dan virtual library. Sedangkan istilah yang sering digunakan dewasa ini adalah digital library. Bahkan di dalam suatu sistem web based learning atau virtual classroom (begitu banyak pihak menyebut sistem belajar melalui internet), tentu saja ada yang disebut virtual library.
Perpustakaan digital atau digital library adalah gabungan ICT(Information and Communication Technology) dengan isi dan program yang dibutuhkan untuk mereproduksi dan mengembangkan layanan yang biasa disediakan oleh perpustakaan konvensional yang berbasis kertas atau material lainnya.
Digital library mulai berkembang pesat sejak tahun 1990 diiringi dengan kemajuan teknologi jaringan komputer yang memungkinkan pengaksesan informasi dari satu tempat ke tempat lain yang sangat jauh dalam waktu singkat.
Isu-isu yang terkait di dalam digital library :
* Multimedia Database
* Information Mining
* Information Warehouse
* Information Retrieval
* Online Information
* Electronic Library
* World Wide Web (WWW)
* Wide Area Information Services (WAIS)
Di dalam perkembangan dunia perpustakaan sekarang ini banyak sekali terminologi-terminologi mengenai library. Mungkin pembaca pernbah mendengar atau mengetahui informasi mengenai electronic library, digital library, Sistem informasi perpustakaan melalui web (Web Catalogue). Sebetulnya dimana letak perbedaan antara hal-hal tersebut.
* Electronic Library adalah sebuah sistem perpustakaan yang menggunakan media elektronik dalam menyampaikan informasi dan sumber daya yang dimilikinya.  Media elektronik yang digunakan ini diartikan secara luas bisa melalui komputer, telepon, Internet, web, dan lain-lain.
* Web Catalogue atau sistem informasi perpustakaan melalui web adalah sebuah sistem informasi dan transaksi perpustakaan melalui interface berbasis web.
* Digital library adalah penggabungan dari sistem informasi perpustakaan melalui web atau pun secara elektronik dengan koleksi-koleksi dalam format digital.
Karakteristik Digital Library 
Ini adalah karakteristik utama dari digital library:
1. Manajemen sumberdaya menggunakan komputer.
2. Komunikasi antara penyedia dengan pengguna informasi melalui kanal elektronik.
3. Pemenuhan kebutuhan pengguna informasi oleh staf melalui transaksi elektronik.
4. Penyimpanan, pengorganisasian, dan pengiriman informasi ke pengguna melalui kanal elektronik.
Dari karakteristik diatas maka perpustakaan koleksi yang melayani pengguna secara otomatis penuh(komputerisasi), belum bisa disebut sebagai digital library. Perpustakaan disebut digital library ketika mayoritas sumberdayanya ditangani dengan menggunakan formulir elektronik melalui kanal elektronik.
Beberapa aspek yang dipertimbangkan cukup penting dalam suatu digital library. Pengumpulan dan pengolahan data adalah salah satunya, dalam hal ini data yang dikumpulkan dalam berbagai bentuk dan format oleh karena itu diperlukan pengelompokan atau pengklasifikasian data yang terkumpul. Format dan bentuk content yang terkumpul dapat berupa artikel, jurnal, white paper, presentasi, majalah on-line, e-book dalam format word, pdf, HTML, dan lain-lain. Setelah pengumpulan data selesai dilakukan maka selanjutnya adalah pengklasifikasian data. Pengelompokan sumber-sumber data ini misalnya berdasarkan nama penulisnya, nama pembicara apabila file tersebut merupakan file presentasi, berdasarkan event, berdasarkan topik dan judul ataupun berdasarkan kriteria-kriteria lainnya . Kemudian data tersebut dipadukan dalam suatu sistem database tertentu. Selain itu diperlukan juga suatu interface antara pengguna, operator, administrator dan database-nya sendiri oleh karena itu dibuat beberapa fasilitas seperti fasilitas pendaftaran, layanan informasi dan transaksi, fasilitas penelusuran data, lain-lain.
Pengembangan Digital Library
* Digital library adalah perpustakaan elektronik dimana pengguna dan penyedia informasi tersebar, tidak mengenal tempat secara fisik, dan sangat transparan.
* Tidak hanya satu tempat akses, dan tidak hanya satu tempat penyimpanan.
* Seluruh transaksi “on the fly”. Seluruh transaksi dilakukan secara online
* Akses terhadap Digital Library tidak dibatasi oleh tempat dan waktu. Bisa kapan saja dan dimana saja.
* Koleksi elektronik bertambah dengan pesat, sedangkan koleksi tercetak menurun.
* Koleksi multimedia: teks, suara, dan gambar.
Digital library dapat berupa “bagian” dari Internet. Di dalamnya menyediakan beragam layanan, diantaranya: search engines, web browser, database management system, multimedia document, dan lain-lain.
Model Dokumen di dalam Digital Library
1. Multilingual documents
2. Multimedia documents
3. Structured documents
4. Distribution collections
Koleksi Digital 
Bahan-bahan koleksi yang ada di dalam suatu digital library secara garis besar terdiri dari dua macam yaitu digital material dan bahan yang didigitalisasi (digitized material). Digital material adalah koleksi yang format awalnya yang sudah dalam bentuk format digital. Oleh karena itu tidak diperlukan lagi proses digitalisasi dari content tersebut.Digitized material adalah koleksit yang format awalnya tidak dalam bentuk digital sehingga diperlukan suatu proses digitalisasi untuk mengubah format tersebut ke dalam format digital. Untuk itu diperlukan suatu tool yang berfungsi sebagai alat untuk mengubah format yang non digital ke format digital.Tetapi dalam melakukan proses didigitalisasi ini harus diperhatikan pula mengenai masalah hak cetak dan hak kepemilikan intelektual. Tidak semua penulis dan penerbit mengijinkan karya-karyanya diubah dalam bentuk digital.
* Koleksi sudah digital: formatting, streaming.
* Koleksi tercetak:
o Digitalisasi : retype, scanning, recording
o Formatting and streaming
Format atau jenis bahan-bahan koleksi dari digital library diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Text
     Format: .DOC .TXT .PDF .RTF
2.  Images
     Format: .BMP .TIF . GIF .JPEG .WMF
3. Animation
    Format: .ANI .FLI .SWF
4. Video
    Format: .AVI .MOV .MPG
5. Audio
    Format: .WAV .MID .SND .AUD
6. Web Pages
    Format: .HTM .HTML
7. Programs
    Format: .COM .EXE
 
Isu-isu penting yang menyangkut tentang koleksi digital adalah :
* Cepat dan mudah diakses melalui kanal komunikasi data.
* Ukuran file.
* Format file.
* Kompatibilitas dengan software untuk mengaksesnya.
Standard yang digunakan
Dalam mengimplementasikan digital library yang dapat diakses melalui jaringan publik terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya adalah bagaimana koleksi-koleksi digital library tersebut direpresentasikan didalam web, bagaimana mengenai user aksesnya serta bagaimana teknik komunikasi yang digunakan. Berikut adalah beberapa standard yang ada baiknya diperhatikan dalam mengimplementasikan sistem digital library.

1. Material Description
Bibliographic : MARC, Dublin Core, SGML, HTML, XML, TEI

2. User Access
Terdapat dua metode akses yang bisa dilakukan oleh user dalam mengakses sistem informasi perpustakaan. Pertama adalah melalui dedicated line dan yang kedua adalah melalui Public Network. Dan dalam digital library yang dibahas disini akses yang digunakan adalah memalui jaringan publik. Kebanyakan standard yang dipergunakan untuk akses pengguna ini adalah HTTP (HyperText Transfer Protocol).

3. Communication System
TCP/IP, ini merupakan standard yang sudah dapat diterima semua pihak untuk masalah jaringan paket data yang reliable.
Sistem Keamanan
Keamanan adalah salah satu hal yang harus benar-benar menjadi perhatian dari penyelenggara digital library. Dengan banyaknya data yang harus dijaga tentu semakin tinggi pula tingkat security data yang diperlukan. Ada dua hal dari sekian banyak hal penting yang harus menjadi perhatian dari penyelenggara digital library ini, yaitu:

1. User Authentication.
Sebelum dapat mengakses layanan-layanan yang diberikan oleh digital library maka akan dilalui terlebih dahulu proses authentikasi. Tujuan dari authentikasi ini adalah untuk menjaga supaya hanya orang yang mempunyai hak akses saja yang bisa mendapatkan layanan digital library.

2. User Authorization
Tujuan dari user authorization ini adalah untuk menentukan apa saja layanan-layanan yang bisa diperoleh pengguan dari digital library. Tingkat-tingkat authorisasi tersebut dapat dibagi menjadi empat, yaitu:
* Non Anggota
* Anggota
* Operator
* Administrator
Layanan untuk pengguna umum
Biasanya pelanggan dari suatu digital library ini dibagi kedalam dua golongan yaitu member(anggota) dan non member(non anggota). Anggota biasanya dapat mendapatkan semua informasi yang ada di digital library dan dapat melakukan transaksi perpustakaan sedangkan non anggota hanya dapat melihat isi katalog dari digital library dan tidak dapat melakukan transasaksi perpustakaan atau hanya bisa melihat koleksi-koleksi tertentu saja yang dirasa layak untuk diketahui umum.
Pembangunan Digital Library
Hal-hal yang harus diperhatikan di dalam pembangunan digital library:
* Funding.
* Free or fee.
* Authority.
* Censorship.
* Social impact.
* Democrazy and citizenship.
* Libraries as publishers
Kondisi di Indonesia
Di Indonesia terdapat hambatan-hambatan untuk pembangunan digital library, faktor-faktor yang menghambat untuk pembangunan digital library diantaranya :
* Komunikasi masih mahal.
* Infrastruktur kurang memadai.
* Aspek birokrasi dan politis.
* Kondisi sosial masyarakat pengguna informasi.
* Aspek HaKI.
Keuntungan Digital Library:
1. Satu file Resources atau content bisa diakses secara bersama-sama (Access).
2. Menurunkan Budget
Tidak diperlukan lagi investasi untuk pembangunan gedung yang besar untuk menampung jumlah koleksi sedemikian banyak. Semua dikarenakan semua koleksi sudah dalam format digital dan disimpan dalam harddisk dalam kapasitas besar apabila kapasitas harddisk kurang maka tinggal ditambah/diupgrade kapasitas harddisknya saja. Selain itu biaya maintenance dari gedung otomatis hilang karena sudah tidak ada gedung dalam digital library ini. Biaya operational yang mungkin harus di keluarkan adalah maintenance perangkat komputer dan biaya jaringan.
3. Efisiensi
Dengan adanya digital library ini maka tidak diperlukan lagi bangunan-bangunan secara fisik karena semua koleksi atau konten sudah dalam bentuk digital tidak berbentuk fisik lagi. Demikian pula bagi pustakawan tidak perlu lagi mengulang-ulang jawaban terhadap pertanyaan yang sama karena digital library menyediakan seluruh fasilitas yang bisa menjawab pertanyaan pelanggan secara on line.

4. Sebuah model bisnis baru
Dengan adanya digital library ini memungkinkan perpustakaan atau penerbit mengembangkan sebuah model bisnis baru. Untuk perpustakaan, dengan aplikasi seperti ini dapat mengembangkan institusinya tidak hanya menyewakan buku secara fisik tetapi dapat juga menyewakan buku-bukunya secara on-line (e-book rental) bahkan dapat saja perpustakaan tersebut pada suatu saat bisa berfungsi juga sebagai penerbit. Untuk penerbit konsep ini memungkinkan bisnis penerbitan dikembangkan lagi menjadi sebuah perpustakaan digital. Dalam hal ini semua hasil terbitan penerbit tersebut yang berbentuk digital format dikumpulkan dan kemudian diklasifikasikan. Selanjtunya di publish dalam bentuk perpustakaan maya ini. Ada keuntungan ganda dari penerapan konsep digital library kepada dunia penerbitan. Pertama, penerbit bisa melakukan penjualan secara online buku-bukunya bahkan buku-buku tersebut bisa dijual dalam bentuk digital (e-book). Kedua, penerbit tersebut bisa memfungsikan diri sebagai perpustakaan digital yang menawarkan jasa seperti perpustakaan lainnya.
Masalah pada Digital Llibrary

1. Masalah mendigitalkan Dokumen
Pembuatan digital library tidak menemui masalah selama dokumen yang diterima berupa file elektronik. Masalah muncul pada saat dokumen yang diterima berupa file non-elektronik, misalnya berupa kertas atau buku. Hal ini merupakan masalah utama pada pembuatan digital library dengn dokumen dari perpustakaan umum atau grey literature.

2. Masalah Hak Cipta
Masalah ini sebagian besar terbagi menjadi dua :
1. Hak cipta pada dokumen yang didigitalkan. Yang termasuk di dalamnya adalah merubah dokumen ke digital dokumen, memasukan digital dokumen ke database, merubah digital dokumen ke hypertext dokumen
2. Hak cipta pada dokumen di Communication Network. Di dalam hukum hak cipta masalah transfer dokumen lewat komputer network belum didefinisikan dengan jelas. Hal yang perlu disempurnakan adalah tentang hal menyebarkan, hak meminjamkan, hak memperbanyak, hak menyalurkan baik kepada masyarakat umum atau pribadi, semuanya dengan media jaringan komputer termasuk di dalamnya internet, intranet dan sebagainya.
Pengaturan hak cipta pada digital dokumen di atas sangat diperlukan terutama untuk memperlancar pembangunan digital library di dunia. Salah satu wujud nyata adalah penelitian tentang ECSM(Electronic Copyright Management System), yang intinya adalah sistem memonitor penggunaan digital dokumen oleh user secara otomatis.

3. Masalah Penarikan biaya
Hal ini menjadi masalah terutama untuk digital library swasta yang menarik biaya untuk setiap dokumen yang di akses.